Selasa, 01 September 2015

Pulau Umang-umang Sebesi, yang Indah yang Dicari




Pasir putih terbentang luas sepanjang mata memandang. Seorang pemuda berjalan sendirian menyusuri pantai tempatnya berpijak. Bebatuan bertumpuk-tumpuk berbentuk segiempat tampak tersusun rapih. Sementara bebatuan besar tampak menjulang tinggi di tepi pantai. Perpaduan biru laut dan hijau toska menambah indah pemandangan di pulau tak berpenghuni itu. Rimbunnya pepohonan persis berada di tengah-tengah daratan yang dipisahkan oleh laut ini. Maka tak mengherankan, dari kejauhan area kawasan ini begitu eksotis. Itulah gambaran pemandangan yang tampak di sekitar Pulau Umang-Umang Legundi.

Lampung setidaknya memiliki dua pulau dengan nama yang sama, yakni Pulau Umang-Umang. Kontur pantai dan daratan kedua pulau ini juga hampir sama. Bebatuan segiempat bertumpuk-tumpuk, perpaduan warna biru laut dan hijau toska hingga hamparan pasir putih yang begitu luas. Namun, satu hal yang membedakan yakni letaknya. Pada kesempatan sebelumnya tim Perjalanan Lampung Post sudah mengupas seputar Pulau Umang-umang Legundi. Kali ini, kami mengupas Pulau Umang-Umang Sebesi. Keduanya memang benar-benar sama, yakni sama-sama cantik.

Para pengunjung akan pasti akan terbuai dengan keindahan Pulau Umang-Umang Sebesi. Para pengunjung pasti akan betah berlama-lama di sini. Keindahan yang paripurna bisa kita temukan di sini. Pulau Umang-Umang Sebesi mirip seperti pantai-pantai di Pesisir Kepulauan Bangka Belitong. Lokasinya cocok sekali untuk para penggemar fotografi. Banyak spot menarik yang ditawarkan pulau ini. 

Tak hanya puas dimanjakan dengan panorama alamnya yang begitu mempesona. Keindahan bawah laut Pulau Umang-Umang Sebesi juga patut diacungi jempol. Terumbu karang dengan berragam jenis ikan sudah tampak saat kita berada di atas kapal. Kita bisa menikmati kemolekan karang-karang cantik itu dengan mata telanjang. Snorkelling merupakan salah satu hal yang patut Anda coba saat tiba di sini. Sensasi menyelam dengan ratusan ikan memberikan pengalaman tersendiri untuk kita. 

Ombak di sini juga relatif aman dan tenang, sehingga sangat cocok untuk renang bersama anggota keluarga. Mulai dari anak-anak hingga dewasa. Di sepanjang bibir pantai inilah sangat cocok untuk renang, karang tak banyak tumbuh di sini. Dasar lautnya relatif dipenuhi dengan butiran pasir. Ahmad, salah satu pengunjung dari Metro mengatakan bahwa Pulau Umang-Umang sangat rekomendid untuk liburan bersama keluarga. Selain, pemandangan yang ditawarkan di sini sangat indah. “Kita bisa berselfi ria diantara bebatuan yang banyak tersebar di sisi kiri pulau,” kata dia.

Akses yang ditempuh untuk bisa tiba di pulau ini relatif mudah. Para wisatawan bisa menyebrang dari Dermaga Canti di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan menuju Pulau Sebesi. Inilah satu-satunya dermaga yang biasa digunakan oleh warga untuk menyebrang. Butuh waktu antara 1,5 – 2 jam perjalanan dengan menggunakan perahu berkapasitas 20 orang itu. Tak hanya mengangkut manusia, berbagai kebutuhan pokok hingga kendaraan bermotor juga biasanya turut diangkut oleh kapal-kapal di sini. Tarif yang dikenakan yakni Rp 30ribu. 

Sesampainya di Pulau Sebesi kita harus menyewa perahu kecil untuk sampai di Pulau Umang-Umang. Jarak dari Pulau Sebesi menuju Pulau Umang-Umang sekitar 10 menit dari Dermaga Tejang. Banyak penduduk sekitar yang menyewakan perahu-perahunya. Biayanya tergantung kesepakatan bersama. Tim Perjalanan Lampung Post harus membayar Rp 50ribu setelah melakukan negosiasi harga. Para pengunjung bisa nenda di Pulau Umang-Umang atau bisa juga homestay di rumah warga. Pandai-pandailah mendekati warga sekitar agar mendapatkan harga yang pas dikantong Anda.

Pulau Umang-Umang Sebesi menawarkan sensasi yang berbeda untuk para pecinta travelling. Tak hanya mendapatkan kepuasan batin semata namun kita akan mendapatkan banyak hal tentang sebuah perjuangan. Hidup di pulau dimana listrik hanya hidup 6 jam setiap harinya, memberikan pelajaran yang berharga untuk kita. Namun, itulah yang membuat unik dalam setiap perjalanan yang kita lakukan. Pulau Umang-Umang begitu indah,  dan menanti Anda untuk menjelajahnya. Jika sudah demikian, apakah Anda akan berdiam diri di rumah? Mari Berwisata menuju Pulau yang cantik jelita. Tabik. 



0 komentar:

Posting Komentar

Pages